Langkah1A dan 1B adalah proses mengadakan identifikasi masalah. Cara 1A disebut cara deduktif dan cara 1B disebut cara induktif. Melalui kedua cara itu dapat ditemukan permasalahan penelitian lalu dirumuskan dalam bentuk pertanyaan penelitian (langkah 2) dengan menetapkan pula variabel-variabel penelitian. Dalamparagraph deduktif kalimat penjelas dapat berupa sebuah informasi, contoh-contoh, rincian, bukti-bukti dan lain sebagainya. Kalimat penjelas dalam paragraph ini memiliki fungsi untuk menjelaskan kalimat utama yang barada di awal paragraf. Agar para pembaca menjadi lebih faham dengan maksud dari penulis. Karakteristikpendekatan induktif-deduktif. Pendekatan pembelajaran induktif-deduktif yang efektif harus memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut. Siswa aktif dalam pembelajaran dan selalu mengekspresikan ide atau gagasannya. Proses berpikir siswa berkembang dari yang sifatnya spesifik (khusus) menuju generalisasi (umum). Berikutini adalah beberapa contoh paragraf induktif tentang teknologi informasi. Contoh 1. Di era zaman globalisasi ini, banyak oranag memiliki Handphone. Itu disebabkan, karena sekarang mereka bisa memiliki handphone dengan harga murah dan banyak modelnya. Bahkan anak sekolah dasar pun tidak mau kalah. Macammacam Penalaran Deduktif. Silogisme adalah suatu proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposi (pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan). Dengan fakta lain bahwa silogisme adalah rangkaian 3 buah pendapat, yang terdiri dari 2 pendapat dan 1 kesimpulan. Entimen adalah penalaran deduksi secara langsung. N4oEA2p.

contoh paragraf deduktif dan induktif tentang pendidikan